Coretan Sajak: Rindu

"Mengapa rindu tak berteman saja dengan waktu." Teriakku. Rindu selalu bertentang dengan waktu. Kadang rindu datang mencuri waktu. Kadang waktu yang datang menahan rindu.


Rindu siapa?


Bukan maksud untuk menuntut rindu. Tapi dia yang selalu beri ujian daku. Kali ini kuceritakan kenapa aku selalu bergelut dengan rindu.

Rindu siapa? Mungkin itu tanyamu.

Kadang tiba keadaan dirimu sepi. Semuanya tanpa. Tanpa dan tanpa. Aku katakan sekali lagi, mungkin ini bukan salahmu. Sepi itu bukan pilihan. Sepi itu adalah efek samping dari kesendirian. Tentu saja, siapapun kita tidak mau berjumpa sepi. Kadang aku ingin berhenti memeluk sepi. Namun kutunggu, siapa yang mengingatkanku dan melepaskanku dengan sepi.

Aku rindu. Kenapa selalu dalam keadaan sendu. Tak mau ini takdir. Aku yakin, selalu harapan akan mengalir. Harapan untuk jaya, harapan untuk ulung. Bukan popularitas, tapi rasa sabar dan gembira selalu teratas. Camkan itu.

------

No comments:

Post a Comment

Palung Terdalam

Arsip Ulun