Hidup takkan bisa jauh dari namanya sengsara. Di manapun itu. Di rumah, di jalan, di sekolah, di kampus, bahkan di wc buat yang pernah kepleset terus kepalanya nyungsep ke closet. Tapi itulah ujian untuk kita dari Allah, sebagai penilaian apakah kita mampu menjalani ujian itu. Gue teringat sama kata-kata yang pernah diucap sama Dr. Zakir Naik, filusuf asal India. "Kita ini diibaratkan sedang menjalani ujian yang sebenarnya dari Allah. Tinggal kita memilih menjawab soal-soal itu dengan benar, atau malah salah, atau menyontek," kurang lebih kaya gitu lah. Katanya kita ini sebenarnya sedang mengikuti ujian di Dunia ini. Soal-soalnya adalah mencari jalan kebenaran, tinggal kita memilih jalan yang mana, yang benar, apa yang salah. Gitu.
Gampangnya adalah kita sebagai manusia harus pintar memilah dan memilih mana yang seharusnya kita jalankan. Sehingga tidak melanggar atau keluar jalur syariat agama. Terlebih bagi remaja yang tanpa sadar sering melakukan perbuatan ghibah, atau dalam bahasa gaulnya bisa disebut gosip. Ngegosip bersifat candu. Kaya narkoba ya. Emang tanpa sadar kita terlalu seru menggunjing orang. Tapi yang pasti, dimulai kesadaran diri sendiri untuk tahu mana yang patut kita lakukan dan tidak. Apalagi udah gede, malu atuh kalo sering durhaka sama orangtua misalnya.
Yuk junjung kesadaran diri sendiri untuk menuju jalan yang benar. Karena tujuan utamanya kita memang mendapat keridhoan Allah di akherat nanti. Sekian.
No comments:
Post a Comment